Belajar Hipnotis (Mungkin) bisa Meningkatkan Percaya Diri

belajar-hipnotis-cepatHari ini, saya ada janji dengan seorang bapak muda yang ingin belajar hipnotis, terlihat memang bapak ini belum memahami sama sekali hipnotis, namanya juga baru belajar kan. Ketika saya tanyakan kepada dia, apa tujuannya untuk belajar hipnotis, bapak ini menjawab, “agar saya lebih percaya diri mas kalau menghadapi orang lain”. Lalu saya menjawab, “lho memang gimana caranya belajar hipnotis bisa percaya diri, saya jadi bingung pak”. “kan kalau saya bisa menghipnotis orang, seperti di tv itu kan saya jadi percaya diri, merasa punya kelebihan gitu mas, nah itu makanya saya mau belajar” bapak ini menjelaskan ke saya. Mungkin anda juga merasa seperti bapak ini kan?, belajar hipnotis dengan harapan bisa percaya diri karena “merasa” sudah bisa menidurkan orang lain seperti di tv. Mungkin anda merasa “sakti” setelah belajar hipnotis? Kalau itu harapan anda? Lebih baik urungkan niat anda, he.he karena hipnotis tidak membuat anda sakti, karena hipnotis adalah ilmu berkomunikasi.

Dalam tulisan-tulisan saya sebelumnya di blog ini, saya jelasan bahwa hipnotis adalah ilmu berbicara, bahkan dalam kelas pelatihan saya mengatakan bahwa orang itu bisa terhipnotis atas “kemauan” diri orang itu sendiri, karena peran dari penghipnotis hanya sebagai pembimbing, kalau yang dibimbing tidak mau maka ya sudahlah, buat apa juga diteruskan. Anda pasti bingung, “kan yang ditv itu ada yang bilang tidak mau dihipnotis tetapi tetap aja bisa ditidurkan, gimana itu?”. Kalau ini pertanyaan anda, sah-sah saja. Makna MAU dalam menghipnotis orang adalah menurut, bukan ditawari hipnotis. Tentu tidak akan ada satu orang pun yang mau anda hipnotis, kalau anda menawarinya. Coba saja, anda tanyakan ke teman2 anda, “Eh..kamu mau ya aku hipnotis?” Pasti jawabannya tidak mau kan,kenapa tidak mau?

Karena HIPNOTIS hampir disemua kepala orang adalah sesuatu yang negatif dan jelek, membuat orang tidak sadar dan sebagainya, sehingga tidak mau, Tetapi kalau kita mengatakannya seperti ini:

“kamu mau aq kasih tau caranya agar besok kalau ujian dapat nilai yang bagus?” pasti teman anda mengatakan “mau,gimana caranya” lalu kalau anda sudah pernah mengikuti workshop hipnotis atau AMC, anda bisa memberikan jawaban “kalau kamu mau,nurut ya ama aku”, hehe…saat teman anda berkata “iya”, maka selanjutnya terserah anda..

Nah..kalau seperti itu, apakah itu penghipnotisnya yang sakti?atau yang hebat?kalau menurut saya, yang dihipnotislah yang hebat, yang memiliki kemampuan berimajinasi yang bagus, yang mudah fokus, sementara penghipnotis hanya berbicara. Jadi, apakah belajar hipnotis bisa membuata anda percaya diri? bisa jadi ya, sebab dengan mempelajari ilmu hipnotis, anda saya latih untuk berbicara, untuk berkomunikasi, sebab itu syaratnya. Saya sering menjawab banyak pertanyaan  baik melalui telepon, sms atau acc messenger, “Mas firman apa sih syaratnya belajar hipnotis itu?”, dan saya pun menjawab, syaratnya anda berani berbicara itu saja. Kalau tidak berbicara bagaimana caranya anda memberikan “sugesti” kepada orang yang mau anda hipnotis? Semakin anda lancar berbicara maka semakin mudah anda menguasai hipnotis.

Ketika anda belajar hipnotis maka otomatis anda belajar berbicara, karena hipnotis adalah ilmu berbicara, sehingga dengan sering berlatih menghipnotis orang maka tentu percaya diri anda mulai meningkat. Tetapi percaya diri itu anda sendiri yang memulainya, bukan saya juga bukan orang lain. Masih menganggap penghipnotis itu hebat dan sakti?kalau kendali seutuhnya dari orang yang akan dihipnotis berada dalam orang itu sendiri?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s