Ilmu Hipnotis itu Ilmu Berbicara

hipnotis-itu-bicaraHipnotis itu masuk ilmu apa sih mas? tanya seseorang bapak kemarin sore yang menemui saya di kantor Wahana Sejati untuk menanyakan informasi tentang pelatihan hipnotis, bapak ini adalah seorang jurnalis alias wartawan salah satu koran nasional. Bapak ini bertanya seperti itu karena bingung saat dia menuliskan berita di koran tentang kisah korban kejahatan yang katanya dengan mudahnya diajak bicara dan menyerahkan semua harta yang dimiliki saat itu, mulai dari handphone,uang dan perhiasan tanpa merasa sadar bahwa memberikannya. “saya sering menulis berita seperti itu mas, tetapi saya tidak pernah tahu persis seperti apa, saya sadar bahwa berita saya adalah bersifat subjektif hanya menurut korban saja”

Lalu saya menjawab pertanyaan bapak itu, “nah itulah yang terjadi dimasyarakat, hanya mendengar dari kisah korban saja, tanpa mengetahui persis kejadian sebenarnya, maka beritanya juga seperti itu karena memang ya itu yang terjadi, akibatnya kata “hipnotis” menakutkan padahal ya biasa saja pak”. Lalu saya menceritakan ketika ada seorang teman saya yang kuliah di paris datang, lalu membaca koran yang isinya ada kejahatan hipnotis, teman saya ini kaget, “disini kok ngeri gini ya hipnosis, padahal di paris sana hipnosis itu bagus dan bermanfaat,aneh ya negara kita”

Ilmu apa sih hipnotis itu?hipnotis itu ilmu komunikasi persuasi, cara berbicara yang mudah mempengaruhi orang lain, nah disini ada penekanan yaitu berbicara, artinya harus berbicara, apakah anda bisa berbicara?kalau anda menjawab ya, maka anda sudah pernah menghipnotis orang, saya ulangi ya, “pasti pernah”. Contoh bagi ibu-ibu yang sering berbelanja, kemudian melakukan tawar menawar harga dari harga sepuluh ribu (misalnya) menjadi lima ribu, itu kan artinya ibu itu sudah mempengaruhi penjual itu untuk menurunkan harga, dalam kata lain ibu itu sudah menghipnotis penjual itu untuk menurunkan harganya menjadi separuh.

Latah

Lalu anda pasti bertanya sekarang, “tapi para korban itu kan tidak sadar”. Kalau korban itu tidak sadar alias pingsan, pasti diberi sebuah obat-obatan melalui minuman atau makanan yang memang mengandung zat untuk membuat tidak sadar, nah ketika korban itu pingsan maka saat itulah harta bendanya diambil dan dijarah, kalau ini namanya bukan hipnotis melainkan pembiusan, benar kan?nah kalau ini yang terjadi maka salah dong, mengatakan korban ini dihipnotis.

Kalau anda mengatakan tidak sadar saat menyerahkan harta bendanya, dari mana korban tahu kalau dia sudah menyerahkan semuanya, bahkan saya yakin korban masih mengingat siapa orangnya, wajahnya gimana,lalu bajunya warnanya apa, bahkan korban masih mengingat apa saja yang diberikan, itu artinya sadar kan?ayo, kalau tidak sadar maka pasti tidak ingat.Artinya dengan sadar korban menyerahkan apapun yang dimilikinya, kenapa korban mau menyerahkan semua?nah itu yang menjadi pertanyaan besar.

Jawabannya, adalah karena korban merasa ada keuntungan yang melebihi dari harta benda yang dia miliki sekarang kalau dia memberikannya kepada orang itu, dengan komunikasi persuasi yang bagus (baca:merayu) maka terpengaruhlah pikiran korban yang mungkin saat itu sedang membutuhkan harta/uang yang lebih banyak, kelemahan inilah yang digunakan oleh para pelaku untuk mempengaruhi orang lain. Tetap berbicara kan si pelaku untuk mempengaruhi orang lain itu?Jadi belajar hipnotis sebenarnya melatih untuk berbicara yang benar sesuai rumus-rumus yang sudah dibuat agar kata-kata itu mudah mempengaruhi orang lain.

hipnotis-sampai-tertidur-firman-pratama

Lalu bagaimana dengan membuat “tidur”? itu pasti muncul juga di pertanyaan anda. Tidur itu kata perintah kan?yang diucapkan?kalau yang disuruh tidur “mau” anda suruh tidur ya pasti tidur, he.he..Gampang kan?Pasti anda masih tidak percaya kan?kalau begitu, anda perhatikan acara-acara di televisi, anda perhatikan kalimat2nya, yang detail ya, anda perhatikan intonasi dalam berbicaranya, lalu anda tirukan dan cobalah ke orang lain. Oke..Selamat mencoba

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s